Jumat, 03 Juli 2015

Tingginya kompetisi Merebut Bangku Sekolah Favorit Bikin Ibu Jadi Was-was

Setelah 3 hari tidak bisa ngapa-ngapain menunggu dengan was-was "anakku ketrima nggak ya?" Akhirnya saya bisa bernapas lega walaupun anak saya diterima di sekolah pilihan 2, masih sekolah yang favorit juga. Hasil UN (Ujian Nasional) anak saya memang kurang memuaskan. Seandainya sistem seleksi hanya memakai nilai UN murni kemungkinan besar anak saya diterima di sekolah pilihan pertama. Belajar selama 3 tahun di SMP, UN yang berlangsung 4 hari yang menjadi penentu untuk melanjutkan ke jenjang SMA. Sebagus apapun nilai rapot dan nilai US (Ujian Sekolah), kalau nilai UN jeblog, alamat masuk ke sekolah pinggiran. Walaupun sekarang ini UN bukan menjadi penentu kelulusan, sebagai orang tua, kita harus berusaha sekeras mungkin agar nilai UN anak kita bagus. Selain Nilai UN, nilai akhir didapat dengan menambahkan nilai UN + prestasi + sertifikat/jasah + kemaslahatan (khusus bagi anak guru yang berprestasi). Tambahan nilai akhir anak saya hanya 0,5 yaitu sertifikat BTQ. Bagi Ibu-ibu yang anaknya ingin masuk sekolah favorit, hal yang termudah dan memungkinkan adalah sekolahkan anak Ibu di MDA (Madrasah Diniyah Awaliyah) sehingga mendapatkan sertikat yang pada saat perhitungan NA mendapatkan nilai 2 point atau sertifikat TPQ untuk mendapatkan nilai point satu.
Pendaftaran sekolah jenjang SMA/SMK dan SMP di kota Tegal yang berlangsung tanggal 30 Juni - 2 Juli 2015 sudah memakai sistem online di kotategal.siap-ppdb.com. Sistem online ini baru diberlakukan tahun ini. Dengan adanya sistem online ini, calon siswa diberikan  kesempatan memilih 3 pilihan sekolah, apabila pilihan pertama tidak masuk, otomatis calon siswa akan berpindah ke sekolah pilihan kedua sampai pilihan ketiga. Jadi tidak perlu pontang-panting mencabut dan memindahkan berkas pendaftaran. Berkas baru bisa dicabut setelah pilihan ketiga juga tidak masuk. Sebenarnya berkas tidak dicabut, hanya meminta kepada operator untuk menambah pilihan diluar ketiga pilihan pertama di sekolah awal tempat mendaftar. Dengan sistem online ini orang tua bisa memantau hasil seleksi di masing-masing sekolah setiap saat, tanpa perlu repot-repot ke sekolah, cukup di rumah atau dimana saja, asal ada perangkatnya (komputer, laptop, tablet,android) dan jaringan internet. 
Sistem online ini membuat siswa yang nilai UN nya bagus mengelompok di sekolah favorit. Bagi yang tidak diterima di sekolah favorit, adik-adi jangan kecewa, terus semangat. Yang membuat sukses seseorang bukan karena sekolah di sekolah favorit, tetapi usaha  untuk selalu tekun dan rajin belajar dan tentu saja do'a serta selalu bersedekah kepada orang-orang yang membutuhkan.
Untuk tahun depan, data statistik nilai terrendah dan tertinnggi di masing-masing sekolah bisa diakses di kotategal.siap-ppdb.com. Dengan melihat data statistik tersebut adik-adik bisa memperkirakan di sekolah mana bisa diterima. Sebagai gambaran di SMA 1, NA terendah 32,6 dan NA tertinggi 40,25; SMA 3: 30,70 dan 38,35; SMA 4: 28,20 dan 38,60. Tentukan pilihan masak-masak karena berkas yang sudah masuk tidak dapat dicabut sampai pilihan ketiga tidak masuk.